Sabtu Legi,  23 September 2017 13:29 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

September, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213141516
171819202122 23
24252627282930

KRITIK DAN SARAN
26 Juni 2017
  Inengah sujana
  Kesehatan
 
19 Juni 2017
  mawardi
  anak pegawai instansi vertikal tidak bisa sekolah di prov bali
 
18 Juni 2017
  Sancita Wiguna
  Pembinaan Baleganjur PKB ke-39 di Kabupaten Badung
 
17 April 2017
  tutde
  KIPEM
 
17 Maret 2017
  I Gede Putra Dewantara
  transportasi tourist dari bandara ke BTDC
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
PROGRAM UNGGULAN
BANTUAN PENDIDIKAN
 
Pemprov Bali memberi perhatian serius terhadap kualitas pendidikan masyarakat Bali. Hal ini dibuktikan dengan besarnya bantuan baik dalam bentuk bantuan keuangan khusus maupun beasiswa yang diberikan bagi dunia pendidikan di Bali.
 
Dalam APBD Provinsi Bali Tahun 2012, bantuan penyelenggaraan pendidikan yang dialokasikan bagi sekolah-sekolah di seluruh Bali, adalah sebesar Rp 508 milyar 761 juta lebih, yang dibagi dalam bentuk Bansos sebesar Rp 16 milyar, dalam bentuk Hibah sebesar Rp 426 milyar 798 juta, dan dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 65 milyar 872 juta lebih.
 
Anggaran tersebut untuk membiayai tiga program yang kemudian dilaksanakan dalam beberapa kegiatan yaitu : program pertama, adalah penyediaan layanan pendidikan yang berupa kegiatan peningkatan sarana/prasarana PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, pembangunan SMAN Bali Mandara, penguatan kelembagaan PAUD, dan pengembangan RSBI. Program Kedua, adalah pemenuhan keterjangkauan layanan pendidikan yang meliputi: beasiswa miskin jenjang SD untuk 2.000 siswa, yang setiap siswa menerima Rp 600.000,- sehingga total berjumlah Rp 1.200.000.000,-. Beasiswa miskin jenjang SMP untuk 2.000 siswa, yang masing-masing siswa menerima Rp 900.000,-, sehingga total berjumlah Rp 1.800.000.000,-. Beasiswa miskin jenjang SMA untuk  2.000 siswa, yang masing-masing menerima Rp 1.200.000,- sehingga total berjumlah Rp 2.400.000.000,-. Beasiswa miskin jenjang SMK untuk 2.000 siswa, masing-masing menerima Rp 1.200.000,- dengan jumlah total Rp 2.400.000.000,-. Beasiswa miskin tamatan SMP ke SMKN 1 Denpasar untuk 100 siswa, masing-masing dibiayai Rp 22.000.000, sehingga total berjumlah Rp 2.200.000.000,-.
 
Kegiatan lainnya adalah beasiswa miskin pada fakultas langka peminat untuk 500 mahasiswa, yang masing-masing sebesar Rp 2.000.000, sehingga total berjumlah Rp 1.000.000.000,-. Pendidikan siswa miskin dan berprestasi (Bidikmisi) pada Fakultas Kedokteran UNUD bagi 10 ORANG masing-masing dibiayai Rp 34.000.000,- sehingga total berjumlah Rp 340.000.000,-. Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kecakapan Hidup bagi masyarakat miskin untuk 91 kelompok, yang masing-masing dibantu Rp 25.000.000,- sehingga total berjumlah Rp 2.275.000.000,-. Uji kompetensi keahlian siswa SMK untuk 20.430 siswa yang masing-masing dibiayai Rp 268.414,- sehingga total biayanya Rp 5.483.700.000,-. 
 
Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) siswa SMA Negeri untuk 54.889 siswa yang masing-masing siswa menerima Rp 400.000,- sehingga total bantuan berjumlah Rp 21.955.500.000,-. BOP siswa SMA swasta sebanyak 25.830 siswa yang masing-masing menerima Rp 400.000,- sehingga total bantuan berjumlah  Rp 10.332.000.000,-. BOP siswa SMK Negeri sebanyak 31.894 siswa yang masing-masing menerima  Rp 500.000,- sehingga total bantuan sebesar Rp 15.946.875.000,-. Sementara BOP untuk siswa SMK swasta sebanyak 38.981 siswa yang masing-masing menerima Rp 500.000,- sehingga total berjumlah Rp  19.490.500.000,-. 
 
Disamping BOP, Pemerintah Provinsi Bali juga menyediakan anggaran pendampingan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).  Pendampingan BOS SD Negeri untuk 415.266 siswa, yang masing-masing menerima Rp 25.000,- sehingga total berjumlah Rp 10.381.648.000,-. Pendampingan BOS SD Swasta untuk 36.110 siswa yang masing-masing menerima Rp 25.000,- sehingga total berjumlah Rp  902.750.000,-. Pendampingan BOS SMP Negeri untuk 132.099  siswa yang masing-masing menerima Rp 50.000,- sehingga total berjumlah Rp 6.604.956.000,-. Pendampingan BOS SMP Swasta 51.372 SISWA yang masing-masing menerima Rp 50.000,- sehingga total berjumlah Rp 2.568.600.000,-. Sementara bantuan dana BOS untuk SD dan SMP dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 368.902.030.000,-. 
 
Program ketiga adalah peningkatan kualitas pendidikan, yang meliputi kegiatan antara lain pembinaan olimpiade, pengadaan alat lab computer, ujian pemantapan SD/MI, SMP/MTS/ dan SMA/MA/SMK, peningkatan kualifikasi guru ke S1/D4, pendidikan peningkatan kompetensi guru SLB, penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga dan seni, dan kegiatan-kegiatan lainnya.
 
Tahun 2013 ini, guna mengefektifkan bantuan pendidikan bagi para siswa kurang mampu, Pemprov Bali meluncurkan terobosan baru berupa kartu beasiswa miskin yang diperuntukan bagi siswa miskin yang ada di Bali. Acara peluncuran kartu beasiswa ini di pusatkan di SMAN 1 Sidemen Karangasem dan ditandai dengan penyerahan secara simbolis kartu tersebut dari Gubernur Mangku Pastika kepada para siswa yang menjadi perwakilan. 
Tidak tanggung-tanggung, untuk ini semua Pemprov mengucurkan dana Rp. 128.919.830 yang diperuntukan bagi 104.587 siswa dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Untuk tingkat SD masing-masing siswa mendapatkan Rp. 620.000 per tahunnya. Untuk SMP sebesar Rp. 890.000 pertahunnya dan untuk SMA per tahunnya Rp. 2.000.000 dan SMK sebesar Rp. 3.200.000. 
 
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika berharap nantinya bantuan ini dapat meningkatan kualitas sumber daya manusia Bali. “Saya berharap pemberian kartu ini dapat membantu para siswa untuk memperoleh pendidikan. Dan tentunya akan mengurangi beban orang tua dalam membiayai,” demikian ujar Gubernur.  “Saya harap nantinya tidak akan ada lagi anak-anak kita yang tidak mengenyam pendidikan. Bali tidak memiliki sumber daya alam, namun dengan sumber daya manusia yang berkualitas, kita pasti dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional”, demikian pungkasnya. Bagi siswa penerima kartu tidak langsung menerima siswa dalam bentuk uang tunai, melainkan beasiswa akan disalurkan melalui rekening sekolah dan selanjutnya disampaikan kepada siswa. Beasiswa tersebut untuk siswa SMA dan SMK dapat digunakan untuk pembayaran iuran sekolah/komite sekolah, biaya praktik, dan biaya personal seperti pembelian buku, pakaian, dan biaya transportasi serta uang saku.
 
Sedangkan untuk SD dan SMP, beasiswa dapat digunakan untuk biaya personal seperti membeli buku, pakaian, penunjang kegiatan olahraga, seni budaya, biaya transportasi dan uang saku. Penggunaan kartu Beasiswa tersebut dapat ditunjukan saat siswa hendak membayar iuran sekolah, sehingga sekolah tahu bahwa siswa yang bersangkutan mendapat beasiswa dari Provinsi Bali.
 
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 282 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


4337162

Pengunjung hari ini : 534
Total pengunjung : 499864

Hits hari ini : 5926
Total Hits : 4337162

Pengunjung Online: 29


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.