Senin Pon,  28 Mei 2018 05:29 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Mei, 2018
MSSR KJS
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27 28293031  

KRITIK DAN SARAN
21 April 2018
  iwayan budihartawan
  Penyaluran Bedah Rumah Yang Tepat
 
08 Februari 2018
  Alvin Perdana
  Pantai Kuta penuh sampah
 
01 Februari 2018
  I Gede Ardana
  Toilet di kantin ktr gubeenur bali
 
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
BERITA DETAIL
http://www.birohumas.baliprov.go.id/ - Sabtu, 30 Desember 2017
Gubernur Bali Gelar Simakrama Evaluasi Akhir Tahun
Dibaca: 318 Pengunjung


Oleh : Biro Humas Setda Prov Bal

Di penghujung akhir tahun, Simakrama Gubernur Bali kembali digelar setelah beberapa bulan mengalami penundaan. Kali ini, Simakrama ke 91 tersebut kembali digelar di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Renon, Denpasar Sabtu (30/12).

Kegiatan yang diselenggarakan di penghujung tahun 2017 ini dikemas dengan nuansa yang sedikit berbeda dari pelaksanaan Simakrama pada bulan-bulan sebelumnya. Dengan mengusung tema khusus ‘Evaluasi Akhir Tahun’, Gubernur Pastika berharap para peserta dapat memberi penilaian dan masukan terkait kinerja jajarannya dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

"Saya kangen dengan masyarakat, setelah beberapa bulan ditunda karena beberapa hal, hari ini Simakrama kembali kita laksanakan di penghujung tahun. Kita ingin mendengar langsung masukan dari masyarakat terkait kinerja Pemprov Bali selama ini," ujar Pastika mengawali pembukaannya.

Dalam kesemptan tersebut, Gubernur Pastika memberikan kesempatan kepada I Putu Eka Putra, Alumni SMA Negeri Bali Mandara asal Desa Seraya, Karangasem untuk bicara pertama. Gubernur Pastika meminta kepada Putra untuk menceritakan perjalannya hingga menjadi bagian dari SMA Negeri Bali Mandara dan kini menjalani pendidikan di Akademi Angkatan Laut. Putra merupakan salah satu dari 3 taruna asal Bali yang berkesempatan untuk penjalani pendidikan di sekolah tersebut.

"Saya Anak seorang petani jagung di Seraya, Karangasem. Pendidikan sekolah dasar saya di Seraya, setelah tamat SMP saya bingung mau melanjutkan dimana karena kondisi keluarga kurang mampu. Akhirnya saya dapat informasi kalau ada sekolah Bali Mandara yang menggratiskan biaya pendidikannya. Akhirnya saya mendaftar disana dan diterima, padahal saya sejak awal tidak mengetahui secara pasti bagaimana Sekolah Bali Mandara itu," ceritanya.

Menurut Putra, SMA/SMK Negeri Bali Mandara merupakan sekolah yang bagus dan berkualitas. Di SMA Bali mandara diceritkan Putra tidak hanya belajar di kelas, belajar formal, namun juga diajarkan untuk menjadi pemimpin.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Gubernur Bali, jajaran Pemprov. Dengan pendidikan Bali Mandara, saya di persiapkan untuk bisa menjadi pemimpin dan dengan semua yang telah diberikan selama di Bali Mandara, saya semangat untuk berguna bagi Bali kedepan," ujarnya.

Gubernur Bali yang dalam simakrama didampingi Ny. Ayu Pastika dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemprov Bali mengakui jika program Bali Mandara baik jilid 1 maupun 2 hingga kini masih belum bisa direalisasikan sepenuhnya. Meski demikian, diungkapkan Pastika program-program pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama yang dijalankan.

"Kita akui masih banyak program yang belum terealisasi. Namun untuk program pengentasan kemiskinan tetap kita prioritaskan. Sesuai dengan program Bali Mandara, kita ingin mewujudkan Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera," ucap Pastika.

Pastika berharap di tahun 2018 dimana tahun terakhir kepemimpinanya sebelum masyarakat Bali "mendapatkan" pemimpin (Gubernur dan Wakil Gubernur-red) baru, program yang belum terealisasi bisa diselesaikan meski banyak yang masih kurang. Dengan dukungan masyarakat, Pastika yakin bisa menjalankan sisa kepemimpinanya dengan baik.

"Yang tidak terealisasi di tahun ini, kita harapkan 2018 bisa segera diwujudkan. Saya masih memiliki beberapa bulan lagi untuk memimpin di tahun 2018 sebelum ada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Mohon dukungan masyarakat agar disisa kepemimpinan saya, program Bali Mandara bisa terwujud meski saya tau pasti ada yang kurang," imbuhnya.

Pastika juga membuka diri untuk menyiapkan ruang di kantor Gubernur bagi tim transisi Gubernur terpilih nantinya agar bisa membuat program dengan baik. Ini dilakukan Pastika agar nantinya peogram yang telah berjalan maupun belum terealisasi diharapkan bisa diteruskan.

"Nanti saya akan siapkan ruang bagi tim transisi Gubernur terpilih agar bisa merancang program dengan baik. Biar mereka tahu apa yang telah kita jalankan dan apa yang belum. Kita berharap yang telah bagus saat ini bisa diteruskan, meski nantinya bukan program Bali Mandara namanya," ungkap Pastika.

Dibidang kesehatan, Pastika menjelaskan jika Rumah Sakit Mata Bali Mandara saat ini telah di kembangkan dengan fasilitas yang semakin lengkap. Meski IMB gedung baru belum keluar, namun operasional tetap berlangsung secara normal.

"Saya tidak tau kenapa IMB nya sampai sekarang belum keluar, tapi tidak perlu kawatir karena operasionalnya tetap berjalan sebagai wujud pelayanan bagi masyarakat," ucapnya.

Tak hanya itu, RS Bali Mandara (RSBM) juga telah disiapkan Pemprov Bali dibawah kepemimpinanya untuk sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat. Dijelaskan Pastika, peralatan di RSBM sangat bagus dan lengkap serta canggih.

"Kita ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat, itu rumah sakit bagi masyarakat miskin. Kita ingin menolong masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan. Kan obat, dokter, operasional dibayar oleh pemerintah, masa kita mau nyusahin masyarakat miskin," terang Pastika.

Terkait dengan Pariwisata Bali pasca erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Pastika mengatakan jika pariwisata Bali saat ini aman. Dijelaskan Orang nomor Satu di Pemprov Bali tersebut jika daerah berbahaya bagi aktifitas orang adalah di 22 Desa yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) III.

"Saat ini status tanggap darurat telah dicabut. Yang tidak aman adalah 22 desa yang berada di KRB III, diluar itu aman. Kemarin pak Presiden datang ke Bali untuk memastikan jika Bali masih aman untuk di kunjungi. Saya berharap (pariwisata) bisa pulih dengan cepat, " tutupnya.


Dibaca: 318 Pengunjung


 
Berita Lainnya
26 Mei 2018 : Pemimpin Bali ke Depan Harus Berani dan Jangan Diam di Zona Nyaman
25 Mei 2018 : Resmikan Toko Tani Indonesia Center, Gubernur Pastika Yakin Harga Beras Bisa Lebih Murah
24 Mei 2018 : Gubernur Pastika Sambangi Bawaslu Berikan Klarifikasi
23 Mei 2018 : Seiring Peningkatan Fasilitas, Gubernur Pastika Harap SMA - SMK Bali Mandara Dengan Segudang Prestasinya Terus Tingkatkan Kualitas
23 Mei 2018 : Jelang Hari Raya Keagamaan, Disdagprin Prov Bali Gelar Sidak Pasar Swalayan
Cari berita :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 303 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


5514301

Pengunjung hari ini : 195
Total pengunjung : 674001

Hits hari ini : 1491
Total Hits : 5514301

Pengunjung Online: 9


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.