Rabu Pahing,  17 Januari 2018 15:17 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Januari, 2018
MSSR KJS
 123456
78910111213
141516 17181920
21222324252627
28293031   

KRITIK DAN SARAN
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 
13 Desember 2017
  Gustu
  UMK 2018
 
03 Oktober 2017
  Johnk155
  iotriute
 
26 Juni 2017
  Inengah sujana
  Kesehatan
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
BERITA DETAIL
http://www.birohumas.baliprov.go.id/ - Minggu, 17 Desember 2017
Terkait Masalah Erupsi Gunung Agung, Pekerja Jangan Selalu Dijadikan Korban
Dibaca: 140 Pengunjung


Oleh : Biro Humas Setda Prov Bal

Imbas dari ditetapkannya status Gunung Agung ke level awas pada tanggal 22 September lalu, dan mulai erupsi pada akhir Nopember lalu sudah dirasakan oleh berbagai sektor. Sektor yang paling rentan akan berita ini adalah Pariwisata. Terbukti dengan penurunan jumlah wisatawan ke Bali yang diikuti dengan tingkat okupansi yang turun juga. Tak dipungkiri hal itu mulai dikeluhkan oleh para pengusaha, bahkan ada beberapa perusahaan yang mulai merumahkan para pekerjanya. Dalam kasus ini, Ketua Federasi Serikat Kerja Bali yang juga merupakan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Badung Wayan Suyasa berharap para pekerja jangan selalu dijadikan korban, mengingat pengabdian mereka pada perusahaan ada yang mencapai puluhan tahun. Hal itu disampaikannya dalam Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (17/12). Ia menyadari perusahaan banyak merugi akibat bencana kali ini, karena menurutnya tidak dipungkiri pemberitaan di luar sana sudah cukup besar. “Akan tetapi, coba kita pikir jernih, selama ini perusahaan juga sudah mendapatkan banyak keuntungan, jadi jangan hanya kejadian sekali ini langsung mengeluh dan lantas mengorbankan pekerja yang sudah loyal selama ini,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, menurutnya semua pihak harus duduk bersama, mulai dari serikat pekerja, para pengusaha hingga pemerintah. “Kita harus carikan win win solution, karena pendapatan 80% warga Bali ada di sektor Pariwisata, jangan sampai banyak orang dikorbankan karena masalah ini,” imbuhnya. Melalui duduk bersama, selain mencegah PHK massal, juga diharapkan para pengusaha tetap menggaji sesuai dengan UMP yang telah ditetapkan. “Jangan sampai ada penurunan bahkan penundaan gaji karena tidak sesuai dengan ketentuan,” kata Dia. Di samping itu ia juga mengapresiasi langkah Gubernur Bali yang telah mengundang para Konsul Jenderal di Bali dan menjelaskan kondisi Bali yang sebenarnya dengan harapan mereka akan meneruskan ke negara asal. Akan tetapi, peran masyarakat terutama pengguna medsos juga diharapkan, dengan menyebarluaskan berita positif tentang keadaan Bali dan stop menyebarkan berita hoax tentang kondisi Gunung Agung.

Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM, Luh Made Wiratmi, mengatakan jika pemberitaan tentang erupsi Gunung Agung yang massif memang telah mempengaruhi dunia kerja di Bali. “Berita hoax yang dishare oleh pengguna medsos paling banyak mempengaruhi itu,” jelasnya. Sehingga ia mengajak seluruh masyarakat terutama anak muda yang hadir di lapangan untuk tidak ikut menyebarkan berita yang tidak benar. “Hal itu dampaknya sangat besar bagi pariwisata, karena pariwisata sangat sensitif,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wiratmi juga menjelaskan tentang peran dan fungsi Dinasnya terhadap hadirin yang lebih banyak diikuti oleh siswa-siswa SMK Dwijendra. Ia mengajak para siswa-siswa SMK yang notabene sudah siap bekerja untuk selalu rajin mencari informasi terkait dunia kerja, dan Disnaker ESDM Prov Bali selama ini sudah sering memfasilitasi hal tersebut. Menurutnya, Disnaker ESDM secara rutin menyelenggarakan Job Fair sebanyak tiga kali dalam setahun, dimana tahun 2017 saja sudah menawarkan sekitar 3.400 lowongan pekerjaan. “Dari sekian masyarakat Bali yang daftar hanya 1.500, sisanya kemana?,” jelas Dia. Di samping itu, Ia juga menjelaskan Dinas yang dipimpinnya secara rutin menyelenggarakan pelatihan kerja sesuai dengan kebutuhan. “Jadi anak muda jangan pikir Cuma jadi PNS atau tenaga kontrak saja, di luar sana banyak lapangan pekerjaan,” imbuhnya. Bahkan menurut dia, Program Bali Mandara selama ini sudah mengirim 500 tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri, khusus bagi tenaga kerja kurang mampu.

Hal terpenting yang dia jelaskan adalah tentang perlindungan dan pengawasan tenaga kerja. Untuk itu, ia berharap semua tenaga kerja sudah berpartisipasi dalam BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. “Jika belum didaftarkan oleh perusahaan, karena itu adalah kewajiban perusahaan, maka laporkan ke kami,” tegasnya. Selain keikutsertaan di BPJS, pemerintah juga berkewajiban menjamin tiap tenaga kerja menerima gaji sesuai dengan UMP yang telah ditetapkan. Ia menambahkan saat ini UMP Provinsi Bali ditetapkan sebesar Rp. 2.127.157, jika ada yang menerima kurang dari itu harap dilaporkan ke pemerintah melalui Disnaker ESDM.

Pagi itu, perwakilan SMK Dwijendra, Sintya Maheswari juga berorasi tentang dampak positif dan negatif perkembangan teknologi informasi. Menurutnya banyak dampat negatif yang terjadi seperti penyebaran berita yang tidak benar serta saling hujat di dunia maya. Namun, dampak positif juga banyak dirasakan seperti kemudahan mengakses informasi bertambahnya pendapatan yang bisa dilakukan melalui berjualan secara on line. Untuk itu, ia mengajak generasi muda untuk lebih bijak menggunaka teknologi. SMK Dwijendra kali ini juga turut menampilkan paduan suara serta tarian modern.


Dibaca: 140 Pengunjung


 
Berita Lainnya
17 Januari 2018 : Gubernur Pastika Minta Data BPS Dijadikan Kompas dan Pelita Pembangunan Bali
17 Januari 2018 : Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana, Pastika Tegaskan Keamanan Bali Yang Utama
15 Januari 2018 : APRESIASI PEMBUKAAN MUSEUM SAMSKRITI SINDHU, PASTIKA: ASHRAM ADALAH TEMPAT MENGGALI NILAI-NILAI KEHIDUPAN
11 Januari 2018 : Temui Pastika, Investor Arab Saudi Jajaki Kerjasama Pengelolaan Sampah
11 Januari 2018 : Gubernur Pastika Sambut Baik Rakornas KPPI di Kuta Bali
Cari berita :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 289 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


4982396

Pengunjung hari ini : 476
Total pengunjung : 584977

Hits hari ini : 2487
Total Hits : 4982396

Pengunjung Online: 33


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.