Minggu Legi,  21 Januari 2018 21:20 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Januari, 2018
MSSR KJS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

KRITIK DAN SARAN
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 
13 Desember 2017
  Gustu
  UMK 2018
 
03 Oktober 2017
  Johnk155
  iotriute
 
26 Juni 2017
  Inengah sujana
  Kesehatan
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
BERITA DETAIL
http://www.birohumas.baliprov.go.id/ - Minggu, 05 November 2017
Sudikerta Harapkan Umat Hindu Tetap Menjaga Tatanan Nilai Sosial Religus
Dibaca: 179 Pengunjung


Oleh : Biro Humas Setda Prov Bal

Dalam Era kemajuan IT dan globalisasi dewasa ini, umat Hindu dihadapkan pada suatu tantangan terutama pergeseran paradigma sosial, sehingga berdampak pula pada sikap dan cara pandang masyarakat dalam menghayati dan mengimpelementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Dewa Mantra mengharapkan agar umat Hindu tetap menjaga dan sekaligus menyelaraskan perkembangan IT tersebut dengan kondisi dan tatanan nilai – nilai sosial yang saat ini telah terbangun dengan baik. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Upacara Nyusun Panca Datu di Pura Dalem Purnajati Tanjung Puri, Jakarta Utara, Minggu (5/11).

“Berbagai pandangan mulai timbul dikalangan masyarakat kita terhadap tatanan nilai-nilai sosial religius yang dijiwai oleh agama Hindu. Dan paradigma pengembangan nilai-nilai sosial religius ini jangan sampai melemahkan tatanan nilai-nilai sosial religius  yang sudah ada, dan bahkan harapan saya bisa dapat diselaraskan,” tegas Sudikerta. Lebih lanjut disampaikan Sudikerta, bertitik tolak dari hal tersebut, maka perlu adanya suatu rekonstruksi pemikiran yang membangun integritas diri untuk mewujudkan keharmonisan dan keselarasan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk itu ia mengingatkan agar seluruh umat selalu berpegang pada norma agama dan tatanan nilai-nilai religius demi penguatan Sradha dan Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Sehubungan dengan apa yang saya kemukakan ini, maka melalui pelaksanaan Upacara yadnya Besar ini kita mohon waranugraha Beliau agar kita senantiasa diberikan tuntunan serta perlindungan lahir bhatin sehinga dalam diri kita akan tumbuh suatu konsep pemikiran yang universal sehingga melahirkan suatu pandangan konsisten dan konsekuen dalam rangka menegakkan kemanusiaan, nilai-nilai spiritual, sekaligus nilai-nilai estetika,” imbuhnya. Sudikerta juga mengharapkan, pelaksanaan Upacara Yadnya ini juga dapat dijadikan ajang pembelajaran menempa diri dan membuka wawasan umat tentang konsep beryadnya, berbudaya dan beragama Hindu. “Lebih-lebih pada masa globalisasi ini yang penuh dengan tantangan sehingga kita harus banyak mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widi diantaranya melalui pemahaman akan sastra-sastra agama Hindu khususnya, sebagai tempat pengendalian diri dalam mencapai keseimbangan jasmani dan rohani, sekaligus dalam mengantisipasi dampak ncgatif dari era globalisasi ini,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Upacara Nyoman Gede Gustiana menyampaikan bahwa upacara tersebut dilaksanakan mengingat pura tersebut baru saja usai dipugar. Menurut Gustiana, secara geografis lokasi pura terletak di bawah permukaan laut. Sehingga perlu direnovasi lantaran umat Hindu se-Jabodetabek seringkali kebanjiran saat air pasang atau hujan turun. Pemugaran pura yang merupakan pura pertama di Jakarta tersebut sudah dimulai sejak tahun 2011 tersebut. Pemugarannya, ujar Gustiana meliputi peninggian pondasi bangunan dan renovasi beberapa bagian bangunan seperti padmasana, pangkurah, gedong sthana bethara siwa, piasa, bale pawedaan, melanting, bangunan prapajati, dana tembok penyengkernya.

Sebelum  upcara tersebut dimulai, Pura tersebut sebelumnya telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ditandai dengan penanda tanganan prasasti.


Dibaca: 179 Pengunjung


 
Berita Lainnya
19 Januari 2018 : Gubernur Pastika Lantik Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali
19 Januari 2018 : Perkuat Hubungan, Pastika Setuju Dilangsungkan Kerjasama Pemprov dengan Pemerintah Tiongkok untuk Perayaan Imlek
18 Januari 2018 : Sosialisasi SPAK, Basaria Panjaitan Yakin Peran Perempuan Efektif Cegah Korupsi
18 Januari 2018 : Sosialisasi SPAK, Basaria Panjaitan Yakin Peran Perempuan Efektif Cegah Korupsi
18 Januari 2018 : Pemimpin Daerah di Bali Sepakat Dukung Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi
Cari berita :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 289 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


4998392

Pengunjung hari ini : 414
Total pengunjung : 587317

Hits hari ini : 2031
Total Hits : 4998392

Pengunjung Online: 6


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.