Kamis Pahing,  13 Desember 2018 16:16 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Desember, 2018
MSSR KJS
      1
2345678
9101112 131415
16171819202122
23242526272829
3031     

KRITIK DAN SARAN
21 April 2018
  iwayan budihartawan
  Penyaluran Bedah Rumah Yang Tepat
 
08 Februari 2018
  Alvin Perdana
  Pantai Kuta penuh sampah
 
01 Februari 2018
  I Gede Ardana
  Toilet di kantin ktr gubeenur bali
 
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
BERITA DETAIL
http://www.birohumas.baliprov.go.id/ - Sabtu, 14 Oktober 2017
Perkembangan Teknologi Bisa Menjadi Ancaman Bagi Kerukunan Umat Beragama
Dibaca: 753 Pengunjung


Oleh : Biro Humas Setda Prov Bal

Perkembangan teknologi saat ini yang semuanya serba digital selain membawa dampak positif bagi masyarakat, ternyata juga mampu menjadi ancaman serius bagi kerukunan umat beragama di Indonesia khususnya di Bali. Hal tersebut terungkap saat Gubernur Bali Made Mangku Pastika membuka secara resmi sekaligus sebagai keynote speaker dalam acara Musyawarah Antar Umat Beragama yang dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) di Goodway Hotel, Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/10).

“Bisa kita lihat di media sosial, bayangkan saja kalau ada oknum yang membuat berita hoax tentang SARA kemudian di share di medsos yang bisa diakses setiap orang dimanapun dan kapanpun, hal itu bisa memicu berbagai opini yang bisa saja menyebabkan hancurnya kerukunan beragama, itulah dampak dari perkembangan teknologi tersebut yang wajib kita perhatikan,” tegas Pastika.

Menurutnya, hal tersebut sengaja dilakukan untuk merusak para generasi muda saat ini, mengingat penggunan terbanyak media sosial tersebut adalah para generasi muda. “Kalau kita yang sudah tua-tua ini mungkin susah untuk terpengaruh tapi anak-anak muda itu, walaupun tidak semua yang terpengaruh tapi pengaruhnya bisa berdampak yang sangat masiv,” sambung Pastika. Oleh karena itu, Pastika sangat mengharapkan agar pemahaman tentang kerukunan beragama di kalangan generasi muda harus benar-benar dikembangkan guna tetap menjaga harmonisnya antar umat beragama di Indoensia khususnya di Bali.

Lebih lanjut disampaikan Pastika, selain perkembangan teknologi terdapat ancaman lain yang perlu diperhatikan dan di bahas dalam musywarah tersebut yakni, politik identitas dan juga permasalahan ekonomi. Oleh karena itu, penghayatan dan pengamalan Pancasila secara konsisten merupakan salah satu solusi terbaik dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama. Selain itu, Pastika juga menekankan kepada para pemangku kepentingan maupun masyarakat agar dalam menyelesaikan permasalahan, harus mengutamakan budaya dialog. Selain itu, masyarakat Bali yang mengenal istilah "menyama braya" atau persaudaraan juga harus dijadikan pedoman dan panduan dalam menyelesaikan permasalahan.

Sementara itu Ketua Panitia Musda FKUB I Gede Nurjaya mengatakan bahwa Musda yang mengambil tema “Merawat Kerukunan Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Kualitas Kehidupan Beragama, Bermasyarakat dan Bernegara”, akan digelar selama dua hari yakni 14 dan 15 Oktober 2017, yang diikuti oleh 70 orang peserta dari FKUB Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali ditambah perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/Kota. Musyawarah itu, lanjut dia, bertujuan membahas apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan. Dengan saling memahami antar umat beragama dalam masyarakat yang heterogen, maka perbedaan yang ada itu akan dapat dijadikan sebagai pendukung dalam membina semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Pastika yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 5 kali yang merupakan simbol dari Pancasila.


Dibaca: 753 Pengunjung


 
Berita Lainnya
19 Juli 2018 : Terima 30 Orang CPNS Kemendagri Lulusan IPDN, Sekda Dewa Indra Tekankan Jangan Bersikap Eksklusif
18 Juli 2018 : Gubernur Pastika : Perdalam Pemahaman Makna Upacara, Pertebal Sradha dan Bhakti Kehidupan Beragama Umat Hindu
18 Juli 2018 : KUNJUNGI SURABAYA, BIRO HUMAS DAN PROTOKOL SETDA PROV. BALI MENGGANDENG AWAK MEDIA UNTUK MENGETAHUI PENGOLAHAN SAMPAH
17 Juli 2018 : Perlahan Penuhi Kuota Ideal, Kepala BPSDM Lantik Widyaiswara
17 Juli 2018 : Gubernur Pastika Ambil Sumpah 50 PNS di Lingkungan Pemprov Bali
Cari berita :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 333 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


6205609

Pengunjung hari ini : 400
Total pengunjung : 763768

Hits hari ini : 1729
Total Hits : 6205609

Pengunjung Online: 8


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.