Selasa Wage,  24 April 2018 03:02 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

April, 2018
MSSR KJS
1234567
891011121314
15161718192021
2223 2425262728
2930     

KRITIK DAN SARAN
08 Februari 2018
  Alvin Perdana
  Pantai Kuta penuh sampah
 
01 Februari 2018
  I Gede Ardana
  Toilet di kantin ktr gubeenur bali
 
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 
13 Desember 2017
  Gustu
  UMK 2018
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
BERITA DETAIL
http://www.birohumas.baliprov.go.id/ - Senin, 09 Oktober 2017
Gema Perdamaian Ke XV, Gubernur Pastika Serukan Perdamaian Dimulai Dari Diri Sendiri
Dibaca: 300 Pengunjung


Oleh : Biro Humas Setda Prov Bal

Gema perdamaian sebagai sebuah gerakan kebangkitan rasa percaya diri telah diperingati sejak tahun 2003 dan pada tahun ini kembali di gelar di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Sabtu (7/10). Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang turut hadir dalam kesempatan itu, mengungkapkan bahwa berawal dari tragedi kemanusiaan yang terjadi pada 2002 silam telah memberikan rakyat Bali begitu banyak pelajaran, terutama dalam memahami arti sebuah perdamaian. Untuk itu Pastika mengingatkan bahwa kedamaian  merupakan hal yang tidak jatuh dari langit, yang memang harus diusahakan, dipertahankan dan harus dipupuk dengan cinta kasih sesama umat manusia dan sesama makhluk ciptaan tuhan didunia, dimana rasa itu harus dimulai dari diri sendiri. "Jika kita ingin memunculkan perdamaian, maka harus dimulai dari diri sendiri, karena bicara tentang damai itu mudah namun jika tidak dibarengi dengan kedamaian diri maka apa yang kita ucapkan tentang kedamaian itu sendiri akan sia-sia", ujar orang nomor satu di Bali tersebut.

Lebih lanjut, Gubernur Pastika menyampaikan bahwa sebagai individu yang menginginkan kedamaian maka harus mebebaskan diri dari rasa Amarah dengan menjalin cinta kasih yang tulus sesama umat manusia. Selain itu, rasa iri yang selalu ada dalam diri juga harus di bebaskan dengan rasa saling toleransi, disamping itu rasa dendam yang juga sering kali membuat ketidaknyamanan dalam diri harus dibebaskan dengan memaafkan walaupun susah untuk dilupakan. Kesombongan yang juga sering menggorogoti diri dengan merasa puas atas capaian yang dimiliki saat ini juga harus dibebaskan dengan rasa eling, dan terakhir menurut pastika yang harus dibebaskan untuk memperoleh kedamaian adalah rasa serakah. "Jika itu semua bisa kita bebaskan dari dalam diri sendiri maka kedamaian akan terpancar keseluruh dunia", pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Gema Perdamaian I Wayan Muliana Guntur mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun tersebut merupakan pembelajaran sebagai perunungan dan pengingat bahwa rasa damai adalah rasa terpenting bagi setiap orang untuk dapat terus melanjutkan kehidupan. Untuk itu tema yang diambil dalam gema perdamaian tahun ini adalah "Damai itu Indah, Damai itu Upaya" dimana dalam mendapatkan sebuah kedamaian yang indah dan hakiki maka harus dilakukan sebuah upaya nyata dalam mewujudkan hal itu. "Maka dari itu tahun ini kita memfokuskan untuk merangkul para pemuda dalam menyebarkan aksi damai, karena pemuda merupakan generasi penerus bangsa dan tonggak sejarah bangsa ini", ujarnya. Ia juga melaporkan bahwa sebelum puncak acara tersebut, panitia sebelumnya telah melakukan beberapa rangkaian acara yang telah dimulai sejak bulan September, seperti lomba film pendek, bakti sosial serta berbagai kegiatan lainnya. Untuk itu, ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara tersebut dan dapat memberikan vibrasi positif bagi seluruh masyarakat.

Gubernur Bali yang juga didampingi oleh Sekretaris Jendral Kementrian Dalam Negeri RI, para sulinggih serta para tokoh yang ada di Bali mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, seperti padayatra keliling lapangan dengan doa-doa damai dan melakukan penyalaan obor perdamaian.


Dibaca: 300 Pengunjung


 
Berita Lainnya
23 April 2018 : Bali dan Uttarakand India Jajaki Kerjasama Sister Province
23 April 2018 : Gubernur Pastika Bantu 2 KK Miskin Asal Desa Panji Anom, Buleleng
20 April 2018 : Bali Optimis Menangkan Bidding PON XXI Tahun 2024
19 April 2018 : Gubernur Pastika Hadiri Sertijab Ketua Umum APPSI
18 April 2018 : Gubernur Pastika Lantik Catur Sentana Jadi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali
Cari berita :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 302 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


5394778

Pengunjung hari ini : 114
Total pengunjung : 649216

Hits hari ini : 371
Total Hits : 5394778

Pengunjung Online: 4


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.