Sabtu Kliwon,  20 Januari 2018 06:51 WITA
Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
birohumas@baliprov.go.id
+62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
   
FOTO KEGIATAN
Foto Kegiatan Lainnya

TABLOID BALI MANDARA

Januari, 2018
MSSR KJS
 123456
78910111213
141516171819 20
21222324252627
28293031   

KRITIK DAN SARAN
06 Januari 2018
  Putu sugianto
  Bedah rumah
 
18 Desember 2017
  Gede Arnaya
  SK Gubernur terkait Dispensasi hari Suci Hindu
 
13 Desember 2017
  Gustu
  UMK 2018
 
03 Oktober 2017
  Johnk155
  iotriute
 
26 Juni 2017
  Inengah sujana
  Kesehatan
 


Chat Support
  Chatting Support 1 :
Chatting Support 2 :
 
 
ARTIKEL DETAIL
http://www.birohumas.baliprov.go.id/ - Kamis, 02 Mei 2013
Jamkrida Dorong Perkembangan Ekonomi Kerakyatan, Bantu Usaha Kaki Palsu, Pedagang Sayur hingga Jasa
Dibaca: 2993 Pengunjung


Oleh : administrator

Untuk memacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan, Pemprov Bali punya program Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara. Jamkrida Bali Mandara (JBM) memberikan jaminan kredit bagi kalangan Usaha Menengah Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) yang punya usaha yang layak dibiayai perbankan namun kesulitan akses perbankan karena ketiadaan agunan. Yang membanggakan, JBM yang usianya baru dua tahun telah melakukan penjaminan terhadap 5.759 nasabah dengan nilai kredit mencapai Rp. 653,4 milyar. Sebagian nasabah tersebut merupakan kalangan UMKMK (Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi) yang tersebar di seluruh Bali. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Drs. I Ketut Teneng,SP,M.Si, Kamis (2/5/2013).
Ketut Teneng menandaskan, Program Jamkrida ini merupakan wujud nyata keberpihakan Pemprov Bali pada perkembangan usaha kecil, menengah dan koperasi. Hal ini mengingat, keberadaan UMKMK memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam memajukan sektor perekonomian daerah Bali. “Bali memiliki potensi UMKMK yang cukup besar, terdiri dari 262.000 UMKM, 132.000 IKM dan 4.222 koperasi,” bebernya.
Dari jumlah tersebut, 73 persen belum memiliki akses permodalan ke perbankan karena keterbatasan administrasi dan belum bisa memenuhi syarat penjaminan. Atas dasar itulah, kata Teneng, Pemprov Bali membuat sebuah terobosan dengan meluncurkan program Jamkrida. Sekedar catatan, Bali merupakan daerah kedua setelah Jawa Timur yang membentuk lembaga penjaminan kredit. Program ini diharapkan membawa angin segar bagi pertumbuhan UMKMK di Pulau Dewata sebagai salah satu lokomotif perekonomian. “Kita ingin UMKMK tumbuh menjadi usaha yang tangguh sehingga kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan,” imbuhya. Selain itu, kemajuan UMKMK juga akan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran.
Dalam pelaksanaannya, Jamkrida mendapat respon sangat positif dari masyarakat khususnya kalangan UMKMK. Sektor usaha yang dijamin antara lain bidang perdagangan, peternakan, koperasi, LPD, pertanian, multiguna dan linkage BPR. Salah satu UMKMK yang telah menikmati program Jamkrida adalah Usaha Kaki Palsu milik Ketut Sudarmada di Bajra, Kabupaten Tabanan. Sudarmada yang mengajukan plafon kredit sebesar Rp. 200 juta mengaku sangat berterima kasih atas diluncurkannya program ini. Sebagai pengusaha kecil, dirinya merasa sangat terbantu. Dia berharap, dengan tambahan modal yang diperoleh, usaha kaki palsunya bisa berkembang. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Budi Luhur, Payangan Kabupaten Gianyar juga telah menikmati program Jamkrida dengan plafon kredit sebesar Rp. 100 juta. Selain itu, UD Bumi Arta di Kabupaten Jembrana yang bergerak di perdagangan hasil bumi juga memanfaatkan program Jamkrida dengan plafond kredit sebesar Rp. 800 juta. Selain penjaminan untuk usaha, Jamkrida juga melakukan penjaminan kredit terhadap pedagang pasar yang tersebar di Pasar Baturiti, Pasar Bajra, Pasar Ubud, Pasar Karangasem, Pasar Danau Beratan.
Tak berhenti sampai di sana, Jamkrida pun terus mengembangkan jenis layanannya. Belakangan, JBM meluncurkan produk penjaminan Surety Bond dan Kontra Bank Garansi. Surety bond merupakan sebuah terobosan JBM untuk membantu kalangan usaha yang terkait dengan program pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah. Sementara untuk membantu pengusaha jasa kontruksi, JBM meluncurkan produk Kontra Bank Garansi. Terobosan ini mendapat apresiasi positif dari kalangan pengusaha Jasa Konstruksi. Apresiasi positif juga datang dari kalangan pengusaha jasa kontruksi yang hadir dalam sosialisasi tersebut. “Kami di jasa konstruksi ibaratnya sudah lama mengalami sakit dalam memperoleh kredit permodalan,” ujar Yasa, seorang pengusaha yang bergerak dalam jasa konstruksi saat mendapat sosi Apresiasi terhadap keberadaan JBM antara lain dikemukakan langsung oleh Jero Puspawati, pengusaha UMKM yang bergerak di bidang usaha kain bordir. “Kami yang bergerak di bidang usaha kecil dan menengah sangat terbantu dengan kehadiran Jamkrida ini,” ujarnya. Puspawati lantas menuturkan bahwa pengusaha kecil seperti dirinya sering mengalami kendala dalam penjaminan saat mengajukan kredit. “Apalagi ketika diketahui kalau pemiliknya wanita, jujur saja saya sering mengalami kesulitan,” imbuhnya. Puspawati yang menaruh harapan besar terhadap keberadaan Jamkrida mengharapkan lembaga ini sungguh-sungguh dalam melaksanakan produk-produk penjaminannya. “Harus bisa diaktualisasikan secara nyata, jangan hanya sebatas slogan,” imbuhnya. Lebih dari itu, Jamkrida juga diminta membuat terobosan agar lebih dikenal di kalangan pengusaha kecil dan menengah. “Misalnya membina dan memberi kesempatan bagi UMKM untuk mengadakan pameran,” harapnya.
alisasi di Ksirarnawa beberapa waktu lalu. Baru kali ini, kata Yasa, ada terobosan pemerintah daerah membentuk Jamkrida. “Saya berharap Jamkrida Bali Mandara bisa terus berkembang sehingga lebih banyak lagi pengusaha kecil, mikro dan menengah merasakan manfaatnya,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama Jero Puspawati, pengusaha UMKM yang bergerak di bidang usaha kain bordir juga mengungkapkan hal senada. “Kami yang bergerak di bidang usaha kecil dan menengah sangat terbantu dengan kehadiran Jamkrida ini,” ujarnya. Puspawati lantas menuturkan bahwa pengusaha kecil seperti dirinya sering mengalami kendala dalam penjaminan saat mengajukan kredit. “Apalagi ketika diketahui kalau pemiliknya wanita, jujur saja saya sering mengalami kesulitan,” imbuhnya. Puspawati yang menaruh harapan besar terhadap keberadaan Jamkrida mengharapkan lembaga ini sungguh-sungguh dalam melaksanakan produk-produk penjaminannya. “Harus bisa diaktualisasikan secara nyata, jangan hanya sebatas slogan,” imbuhnya. Lebih dari itu, Jamkrida juga diminta membuat terobosan agar lebih dikenal di kalangan pengusaha kecil dan menengah. “Misalnya membina dan memberi kesempatan bagi UMKM untuk mengadakan pameran,” harapnya.


Dibaca: 2993 Pengunjung


 
artikel Lainnya
13 Juni 2017 : Agama Untuk Hidup
06 Mei 2017 : Obyek Wisata Sangeh, Tak lekang oleh Jaman
06 Mei 2017 : Legenda Pura Bukit Sari, Sangeh
27 April 2017 : Taman Ayun Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Sejarah
21 April 2017 : Makna Nguncal Balung, dan Pantangan Lakukan Upacara Yadnya
Cari artikel :    
 
YOUTUBE
Video Kegiatan Lainnya

VIDEO STREAMING
Perbesar Video

INFO PENTING
Bali Safety
 
Daftar Muspida/Pejabat
 
Kedutaan Asing
 
Kurs Rupiah
 
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
 
Nomor Telpon Penting
 
Rumah Sakit di Bali
 

JAJAK PENDAPAT
Apakah Anda Sudah Memahami Program Bali Mandara ?
Sangat Paham
Paham
Agak Paham
Belum Paham
 
Responden : 289 Responden
Lihat hasil





Informasi

Beranda
 
Peta Situs
 
Situs Terkait
 
Saran
 
Kontak
 
Mobile
 

Situs Terkait
 
Data Peraturan Hukum Provinsi Bali
 
Pemerintah Kabupaten Jembrana
 
Pemerintah Kabupaten Bangli
 
Pemerintah Kota Denpasar
 
Pemerintahan Kabupaten Karangasem
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung


4993603

Pengunjung hari ini : 137
Total pengunjung : 586587

Hits hari ini : 744
Total Hits : 4993603

Pengunjung Online: 7


Info Kontak

Jl. Basuki Rachmat Niti Mandala Renon, Bali
Telp : +62 361 - 224671 ext 503 (Hotline)
Telp : +62811 3881 875 (SMS)
Email : birohumas@baliprov.go.id
Website : http://birohumas.baliprov.go.id


Copyright © 2013 birohumas.baliprov.go.id - Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Bali - Bali Indonesia. All Right Reserved.